Selasa, 15 Mei 2012

"Jangan Mudah MemVONIS"

Orang hidup di dunia, pasti pernah melakukan kesalahan, baik itu disengaja maupun tidak disadarinya. Baik berbuat salah pada diri sendiri, terhadap orang lain maupun kepada Tuhannya,
Seseorang itu walaupun dosanya setinggi langit, sebesar gunung, bahkan sebanyak buih di lautan. Namun sebagai manusia biasa, kita tidak boleh memvonis dengan mengatakan "Orang ini masuk neraka". kenapa demikian?
tidak lain karena entah masuk surga atau masuk neraka itu yang menentukan adalah Allah SWT. karena itu merupakan hak preogratif-Nya.
Bagaimana caranya agar kita tidak gampang memvonis orang??
 Imam Al-Ghozali r.a mengatakan: "Menilai seseorang itu jangan melihat kejelekannya, tetapi lihatlah kebaikannya". Hal ini senada dengan sebuah maqolah, "Sebaik-baik manusia pasti ada jeleknya dan sejelek-jelek manusia pun pasti ada kebaikannya".
Orang yang pernah berbuat dosa, entah itu berbuat dosa kepada Allah maupun kepada sesamanya, jikalau mau bertobat dengan sungguh-sungguh (taubatan nasuha) tentu Allah pasti akan mengampuninnya. Hal ini sesuai dengan yang difirmankan Allah dalam QS. At-Tahrim ayat 8.
Kita sebagai seorang muslim yang pernah berbuat khilaf dan dosa jangan sampai berputus asa, walaupun dalam kondisi apapun, karena pertolongan Allah pasti akan datang kepada orang yang mau bertaubat kepada-Nya. Semoga kita semua dijadikan oleh Allah sebagai hamba-Nya yang selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan kita selama ini, Amiin.....!!!!

Senin, 14 Mei 2012

Ciri-ciri orang yang Riya’


لِلْمُرَائِيْ ثَلاَثُ عَلاَمَاتٍ: يُكْسَلُ إِذَا كَانَ وَحْدَهُ, وَ يَنْشُطُ إِذَا كَانَ فِي النَّاسِ, وَيَزِيْدُ فِي الْعَمَلِ إِذَا أُثْنِيَ عَلَيْهِ
Orang-orang yang riya’ ada tiga ciri, yaitu bermalas-malasan ketika sendirian, rajin ketika bersama orang, dan bertambah rajin ketika seseorang memujinya.  

Minggu, 19 Juni 2011

MAN LAMONGAN sebagai MA Unggulan di Lamongan

PROFIL MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) LAMONGAN
SEBAGAI MA UNGGULAN
DI KABUPATENLAMONGAN

A. SEJARAH SINGKAT MAN LAMONGAN
Madrasah Aliyah Negeri Lamongan berdiri sejak 1980, bermula dari MAN Bangkalan Madura yang direlokasi ke Lamongan, kemudian berubah menjadi MAN Lamon
gan sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Agama RI No. 27 Tahun 1980. Sebelum Keputusan Menteri Agama RI tentang Relokasi tersebut diterbitkan, MAN Bangkalan sebagai embrio MAN Lamongan telah menyelengga rakan proses Kegiatan Belajar Mengajar di Lamongan sejak tahun pelajaran 1979.
Kebijakan relokasi ini diambil sebagai upaya Pemerintah untuk mengurangi / menjembatani ketidakseimbangan jumlah Madrasah Negeri, baik antar jenjang maupun antar lokasi propinsi, sebagai akibat penegerian madrasah swasta, serta alih fungsi beberapa Sekolah Agama Islam Negeri menjadi Madrasah Negeri, sebagai strategi pengembangan madrasah pada tahun 1967-1978. (Lihat Sejarah Perkembangan Madrasah, Dirjen Binbaga Islam Departemen Agama RI, Cet II, Edisi Revisi, Tahun 1999/2000).